Saeful Base Camp

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Motorola Zeppelin, Ponsel Android Baru dengan HDMI output

CALIFORNIA – Motorola membuktikan komitmennya untuk memperkaya ponsel berbasis Android. Setelah Cliq, Motorola bersiap meluncurkan jajaran ponsel Android terbarunya yang diberi nama Zeppelin.

Dalam sebuah prototype yang bocor di GSM Arena, Senin (26/10/2009), Zeppelin dihadirkan dengan teknologi full touch screen pada ukuran layar 3.1-inchi termasuk resolusi 480 x 320 pixel, berbeda dengan Cliq yang masih mengandalkan papan ketik Qwerty.

Ponsel cerdas ini juga dilengkapi dengan kamera yang mempunyai kekuatan 5 megapixel, ditambah dengan flash yang berbahan Light Emitting Diode (LED). Fitur tambahan lainnya yang disematkan di Zeppelin di antaranya adalah Wi-Fi, GPS, Bluetooth, termasuk dukungan jaringan HSDPA , FM radio dan HDMI output.

Kunci lain yang menjadi rahasia di Zeppelin, ponsel ini menjawab kebutuhan pengguna ponsel yang ingin memiliki nomor telepon lebih dari satu. Pasalnya Motorola telah membenamkan teknologi dual-sim yang mampu memasukkan kartu GSM dan CDMA secara bersamaan dalam satu plot.

Belum diketahui berapa harga yang dibanderol untuk ponsel ini. Kabar lain juga menyebutkan, Zeppelin akan hadir pada awal Januari 2010.

Fitur yang ada di Zeppelin:
Mendukung untuk HSPA (HSDPA / HSUPA)
Fitur tambahan lainnyaWi-Fi 802.11b / g, FM-radio, GPS, Bluetooth
Kamera: 5 MP
Ukuran layar: 3.1 inches dengan teknologi layar sentuh HVGA dengan resolusi 320?-480 Pixel.

28 October 2009 Posted by | Elektronik, Handphone, Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , | 2 Comments

K-Touch D177, Dual GSM On untuk Low-end

JAKARTA – Untuk urusan ponsel klasik dan elegan, K-Touch memang jagonya. Satu ponsel besutan K-Touch yang baru muncul adalah D177.

Meskipun diperuntukkan bagi kalangan low-end namun D177 bisa disejajarkan dengan ponsel lain yang sejenis. Fitur di dalamnya pun tidak kalah dengan ponsel canggih lainnya, yaitu mampu mengaktivasi dua kartu sim GSM sekaligus, yang biasa diistilahkan dengan dual GSM On. Selain itu kemampuan browsing diperkuat dengan teknologi GPRS kelas 12 dan sokongan WAP 2.0.

Untuk koneksi antarperangkat, pengguna bisa memanfaatkan teknologi bluetooth dalam ponsel sehingga memungkinkan pengiriman file berbagai ukuran tanpa harus membutuhkan kabel-kabel transfer.

Sebuah ponsel belum lengkap rasanya jika tidak memiliki fungsi lain. Sama halnya dengan D177 yang menyematkan kamera berukuran CIF dengan kemampuan menampilkan gambar berukuran 352×288 piksel. Kamera tersebut juga bisa difungsikan sebagai pengambil gambar video.

Rington MP3 dan perekam suara juga terdapat dalam ponsel ini. Dan kelebihan lain dari ponsel dual on (single line) ini, D177 memiliki waktu siaga yang lama, karena dilengkapi dengan kapasitas baterai 1300 mAh.

Tidak hanya pada waktu siaga saja, D177 juga dilengkapi dengan slot microSD s/d 4 GB. Selain itu, ponsel ini juga memiliki pelindung data pribadi, sms bantuan diri, pemutus panggilan otomatis backup kontak serta dipercantik dengan senter yang terdapat pada ponsel D177.

“Untuk mengeluarkan sebuah produk, keinginan dan kepuasan konsumen menjadi perhatian utama kami. Dan K-Touch berkomitmen untuk tidak sembarang dalam mengeluarkan sebuah produk, harus dengan perhitungan dan ketelitian yang matang guna kepuasan konsumen,” tandas Manager Marketing K-Touch Andy Tanujaya

28 October 2009 Posted by | Elektronik, Handphone, Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , | Leave a comment

Situs Khusus Wanita Cantik Diprotes

LONDON – Sebuah situs bernama Beautifulpeople.com yang mulai merambah dunia maya secara global kini menuai protes. Situs ini dinilai diskriminatif dan picik karena memilih-milih anggotanya berdasarkan kecantikan dan status sosial.

Beautifulpeople.com merupakan agen kencan online yang menyeleksi para calon anggotanya dari segi kecantikan. Itu sebabnya, mereka yang nampak jelek dan tidak menarik akan ditolak menjadi anggota situs ini.

Dalam pendaftaran anggota situs tersebut, Beautifulpeople.com mengharuskan para calon anggotanya menyertakan foto asli mereka. Pengelola situs kemudian akan menyeleksi setiap calon anggotanya dan menilai apakah mereka cukup menarik atau tidak untuk diterima dalam keanggotaan Beautifulpeople.com. Rata-rata, hanya satu dari lima pendaftar yang diterima sebagai anggota situs tersebut. Tercatat, saat ini anggota Beautifulpeople.com ada sekira 180.000 orang.

Beautifulpeople.com diluncurkan di Denmark beberapa tahun lalu. Hingga kini, situs tersebut merambah pula ke negara-negara lain termasuk Inggris, AS, dan Jepang. Mulai minggu ini, situs tersebut akan beroperasi secara global.

Menanggapi kritikan yang dilontarkan sebagian masyarakat, Managing Director Beautifulpeople.com Greg Hodge menampik bahwa situs ini bersifat diskriminatif.

“Apakah salah jika seorang pria menyukai wanita yang menarik? Jika berada di sebuah cafe atau tempat hiburan, mereka pasti akan mendekati wanita-wanita yang terlihat menarik dan cantik. Tidak ada yang salah dengan hal itu.” kata Hodge.

“Mereka yang tengah mencari teman kencan rata-rata muak karena menghabiskan banyak waktu dan uang untuk menemui wanita-wanita yang tidak menarik yang mereka kenal melalui internet. Maka kehadiran situs ini memudahkan Anda untuk menemukan wanita-wanita yang menarik,” tambahnya.

Namun kritik masyarakat tak hanya soal itu. Pasalnya, diketahui situs ini pun menjanjikan para wanita yang menjadi anggotanya berasal dari kalangan jet-set yang glamor dan umumnya berpotensi menjadi model berkelas.

28 October 2009 Posted by | All About Love, Cuap-Cuap, Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Twitter, Facebook Berpotensi Rugikan Ekonomi Negara

LONDON – Langkah sejumlah perusahaan atau instansi pemerintah melarang karyawannya untuk mengakses Facebook atau Twitter selama jam kerja, dinilai sebagian pengamat sebagai langkah wajar. Popularitas Facebook dan Twitter yang kian meningkat dianggap sangat berpotensi untuk merugikan perekonomian negara.

Apa hubungan antara Facebook dan perekonomian negara? Baru-baru ini di Inggris, sebuah konsultan IT, Morse mengungkapkan Facebook dan Twitter dinilai menurunkan produktivitas karyawan. Akibatnya ekonomi Inggris diperkirakan merugi sekira 1,38 miliar poundsterling per tahun.

Sebanyak 50 persen dari sekira 1460 pekerja yang disurvei mengaku selalu mengakses Twitter dan Facebook selama hari kerja. Tiap-tiap pekerja juga mengaku menghabiskan waktu sekira 40 menit per pekan. Artinya waktu 40 menit selama  sepekan dianggap terbuang percuma.

Survei juga mengungkapkan, sepertiga dari seluruh responden itu seringkali memposting informasi sensitif perusahaan di situs jejaring sosial.

“Ketika seseorang ditanya berapa lama mengakses situs jejaring sosial, mereka menjawab sekira 40 menit per minggu. Namun ketika ditanya tentang aktivitas teman mereka di jejaring sosial, mereka menjawab teman mereka mampu mengakses satu jam per hari. Sebab itu hitung-hitungan kami menggunakan nilai terendah dan bukan poin tertinggi yakni satu jam sehari,” kata seorang konsultan Morse, Philip Wicks seperti dilansir Bignewsnetwork, Selasa (27/10/2009)

28 October 2009 Posted by | Komputer, Lintas Informasi | , , , , , | Leave a comment

Hati-Hati! Maniak Seks Berburu Mangsa via Facebook

JAKARTA – Berteman di dunia maya apalagi melalui situs jejaring sosial populer seperti Facebook memang mengasyikkan. Setiap harinya ada miliaran pengguna Facebook di seluruh dunia yang saling terhubung dan mendapatkan teman baru.

Namun sama halnya seperti berteman di dunia nyata, kita pun patut waspada ketika berteman di Facebook. Kita baiknya berhati-hati menerima ajakan pertemanan dari orang baru. Karena bisa jadi, orang tersebut bermaksud mengacau atau mengganggu kita. Salah satu contohnya adalah mengganggu dengan perilaku yang tidak senonoh.

Hal ini dialami oleh seorang Facebooker asal Jakarta bernama Meka. Dia mengaku sangat terganggu dengan salah satu teman pria yang dikenalnya melalui Facebook.

Melalui pesannya yang diterima Okezone, Senin (26/10/2009), Meka bercerita bagaimana awalnya bisa berkenalan dengan pria yang disebutnya sebagai maniak seks itu.

“Awalnya, pria dengan nama Facebook Jamsheed Janoo dan mengaku berasal dari India itu meminta saya menjadi temannya. Kemudian kami pun sering berkomunikasi melalui chat, komentar, ataupun tulisan di wall Facebook,” kata Meka.

Seiring dengan terus berlanjutnya pertemanan diantara keduanya, pria India itu kemudian mulai sering melancarkan kalimat-kalimat rayuan, terutama sering mengomentari foto-foto yang diunggah Meka.

“Semakin lama dia semakin kurang ajar. Bahkan puncaknya ketika dia mulai berbicara mengenai seks, saya langsung tidak nyaman dan sangat malu diperlakukan seperti itu,” terang Meka.

Tak hanya itu, menurut Meka pria India itu pun mengajak berteman kepada semua teman-teman Meka dan melakukan hal sama seperti yang dia lakukan kepadanya.

“Dia mengaku sebagai teman saya dengan maksud agar teman-teman percaya dan mau menerima dia menjadi temannya. Facebook orang itu hanya berisi teman-teman wanita dari berbagai negara,” ujar Meka.

Meka juga mengaku, beberapa teman kemudian mengeluhkan perilaku pria India itu kepadanya. Maka setelah mengetahui hal tersebut, Meka kemudian mengirimkan pesan pada teman-temannya untuk segera menghapus akun pria itu dari Facebook mereka.

28 October 2009 Posted by | Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , | 2 Comments

Waspadai Pedofilia di Internet

LONDON – Data terbaru dari Child Exploitation and Online Protection Centre (CEOP) di Inggris menyebutkan anak-anak korban kejahatan seksual lewat situs jejaring sosial seperti Facebook meningkat dua kali lipat dalam kurun waktu satu tahun.

Setiap bulannya, CEOP menerima sekira 500 laporan kasus kejahatan seksual lewat internet yang menimpa pada anak-anak. Sebanyak 22 persen dari kasus ini berkaitan erat dengan situs jejaring sosial.

Kasus terbaru yang diterima CEOP menyebutkan bahwa seorang gadis cilik ditemukan tewas setelah melakukan kencan online dengan orang asing yang baru dikenalnya.

“Seiring dengan pertambahan usia anak-anak, mereka akan merasa lebih bebas dan memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, termasuk dalam hal pertemanan di internet,” kata Vicky Gillings dari CEOP yang dikutip dari Telegraph, Rabu (28/10/2009).

“Itu sebabnya, para orangtua harus mengajarkan putra putri mereka bagaimana mengenali dan menghadapi para pelaku kejahatan di dunia maya,” tambahnya.

Gillings juga mengkampanyekan penggunaan internet, ponsel dan teknologi lain secara sehat. Untuk itu, para orangtua pun di dorong untuk bisa membuat putra putri mereka lebih terbuka soal kebiasaan online mereka.

Data CEOP menyebutkan, umumnya para pedofilia akan mencari mangsa melalui pertemanan di Facebook, Bebo atau MySpace sebelum memulai percakapan privasi melalui layanan messenger seperti MSN atau AIM, dimana tujuan mereka nantinya akan semakin jelas.

Namun CEOP juga menerima laporan bahwa para pedofilia juga memanfaatkan platform lain termasuk website pribadi, email, dan permainan online.

28 October 2009 Posted by | Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , , | Leave a comment

Maniak Seks Facebook ‘Makan’ Korban Jiwa

LONDON – Para wanita yang menjadi anggota Facebook sebaiknya harus lebih meningkatkan kewaspadaannya pada maniak seks yang beredar di situs jejaring sosial tersebut. Pasalnya, maniak seks Facebook terbukti telah menelan banyak korban, bahkan tak segan-segan membunuh korbannya.

Setidaknya itulah yang terjadi pada remaja putri berusia 17 tahun asal Sedgefield, Timur laut Inggris. Remaja bernama Ashleigh Hall itu tewas mengenaskan di tangan seorang pria maniak seks yang ditemuinya di Facebook.

Daily Mail, Rabu (28/10/2009) memberitakan, pria berusia 32 tahun itu mengaku terang-terangan bahwa dirinya telah membunuh Ashleigh. Ia pun bersedia bertanggung jawab atas perbuatannya itu.

Ashleigh menjadi korban penipuan di Facebook. Pria pembunuh itu, memajang profil sebagai seorang laki-laki berusia 16 tahun. Bahkan lengkap dengan foto profilnya.

Lalu, Ashleigh pun tertarik dengan profil teman laki-lakinya itu. Hubungan via Facebook terus berlanjut hingga mereka berdua sepakat untuk ‘kopi darat’.

Menurut keterangan ibunda Ashleigh, putrinya pergi meninggalkan rumah sejak Minggu 25 Oktober sekira pukul 7 pagi. Ashleigh, ketika itu, mengatakan akan berkunjung ke rumah temannya dan berjanji akan pulang pada sore hari.

Tapi menjelang sore, remaja putri yang terkenal di kampusnya di Darlington College, belum juga pulang, berulangkali ponsel Ashleigh dihubungi namun tak ada jawaban. Orang tuanya pun kemudian menghubungi kepolisian untuk melaporkan anaknya yang hilang.

Sekira pukul lima sore waktu setempat, polisi mendapatkan laporan dari seorang pria yang mengaku telah membunuh gadis yang tak lain adalah Asleigh.

Saat ini, kasus tersebut sedang dalam penyelidikan.

28 October 2009 Posted by | Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , | 6 Comments

Situs Wajah Pria Misterius Buat Orang Penasaran

LONDON – Sebuah situs yang beralamat di http://www.thisman.org/ telah membuat banyak orang penasaran. Situs yang memajang sketsa wajah pria misterius ini meminta setiap pengaksesnya memberikan informasi seandainya mereka pernah memimpikan wajah tersebut.

 

Konon, wajah pria dalam sketsa tersebut sudah hadir dalam mimpi ribuan orang di seluruh dunia. Mungkin oleh karena itulah banyak orang yang ingin tahu dan mencoba mengaksesnya. Situs ini kemudian langsung menjadi hit dengan trafik akses yang padat.

Dalam situs itu disebutkan, sketsa wajah pria misterius itu pertama kali digambar oleh seorang wanita yang tengah menjalani sesi terapi dengan psikiater pribadinya tiga tahun lalu. Wanita itu menyebutkan, wajah pria tersebut hadir berulang kali di mimpinya. Demikian keterangan yang dikutip dari Big News Networks, Rabu (28/10/2009).

Berdasarkan keterangan dalam situs itu pula, si wanita tersebut mengaku tidak pernah melihat atau bertemu dengan pria itu sebelumnya. Anehnya, pasien lain yang melihat sketsa wajah si pria misterius juga mengaku pernah bermimpi tentang pria itu.

Kemudian, saat si psikiater mengirimkan gambar tersebut pada rekannya, beberapa pasien rekannya juga mengenali wajah itu.

Kini, gambar tersebut diposting di internet. Hanya dalam waktu dua pekan sejak diposting, situs yang memajang sketsa wajah pria itu langsung menjadi sebuah fenomena. Bahkan beberapa pengakses mengaku sulit mengaksesnya. Di duga, hal ini disebabkan begitu banyak orang yang ingin mengetahuinya sehingga membuat trafik aksesnya padat.

Namun begitu, banyak pula yang mengkritik kehadiran situs ini dan menyebutkan bahwa sketsa wajah pria tersebut hanya kabar bohong yang sengaja dibuat untuk menimbulkan sensasi.

28 October 2009 Posted by | Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , | Leave a comment

Ponsel Botol Plastik Samsung Bakal Melenggang di Asia

SEOUL – Ponsel Blue Earth dari Samsung diklaim sebagai perangkat ramah lingkungan. Selain mendatangi Eropa, Blue Earth juga akan melanggang di Asia.

Dilansir melalui OhGizmo, Kamis (15/10/2009), ponsel layar sentuh yang dibuat dari material hasil ekstraksi botol plastik minuman ini akan beredar di Swedia bulan ini. Setelah negara tersebut, berturut-turut Samsung Blue Earth akan menghampiri seluruh negara di Eropa dan Asia. Sayangnya belum diketahui apakah Indonesia termasuk ke dalam salah satu daftar negara yang akan dihampiri Blue Earth.

Blue Earth dipastikan merupakan ponsel yang bebas bromine, PVC dan phtalate esters. Selain memiliki kandungan materi ramah llingkungan, Samsung juga memberikan energi alternatif berupa tenaga solar sebagai cadangan untuk konsumsi energi Blue Earth.

Ponsel berwarna biru ini juga dilengkapi dengan fitur yang didesain cukup hemat energi, seperti pengaturan kecerahan layar, durasi backlight dan pengaturan bluetooth. Selain itu, dalam Blue Erarth juga terdapat pedometer yang memungkinkan para pengguna mengkalkulasi keselamatan lingkungan yang telah dilakukan pengguna setiap waktunya.

Kemasan Blue Earth pun diklaim ramah lingkungan karena box kemasan dinyatakan bisa didaur ulang. Namun untuk urusan fitur, sepertinya biasa saja. Kabarnya, Blue Earth memiliki ukuran layar sentuh 3 inci, memori eksternal sebanyak 16 GB dan kamera beresolusi 3,2 megapiksel.

28 October 2009 Posted by | Elektronik, Handphone, Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , , , , , | Leave a comment

Samsung Corby TXT, Ponsel Qwerty Penuh Warna-warni

JAKARTA – Samsung Corby TXT akhirnya dirilis PT Samsung Electronics Indonesia (SEIN). Kehadiran produk ini menambah jajaran seri ponsel mereka yang mengadopsi papan Qwerty, tapi dengan menyasar kalangan yang berbeda.

Selain mengadopsi Qwerty, Corby TXT dihadirkan untuk kalangan remaja dengan segmen menengah ke bawah. Cocok bagi yang berjiwa muda, karena memang digelontorkan beragam warna, mulai dari kuning, putih, hingga merah ceria.

Meski terkesan mirip dengan ponsel ‘Blackberry China’ tak berarti Samsung mengabaikan teknologi yang disematkan, terlebih dengan nama besar Samsung. Corby dirilis Samsung dengan dua seri yang berbeda, yaitu Corby TXT dan Corby. Perbedaanya, untuk Corby mengadopsi teknologi full touchscreen, sedangkan Corby TXT hanya berupa keyboard ala Qwerty saja.

Dalam peluncuran yang diselenggarakan di Ballroom Pacifik Place, Jakarta, Rabu (28/10/2009), Samsung juga mengandeng operator Telkomsel untuk menjadi mitra mereka dalam berbisnis dengan memberikan sejumlah layanan, seperti diskon 50 persen Chatbox selama 6 bulan.

“Sekarang ini penggunaan ponsel lebih dari sekadar alat telekomunikasi, melainkan sudah menjadi gaya hidup. Dan Samsung Corby dengan sejumlah varian warna yang dimilikinya memiliki fungsi lebih dari alat komunikasi, serta mendukung gaya hidup,” jelas VP Channel Management Telkomsel Gideon Eddy Purnomo.

Dengan harga Rp1,5 jutaan, Corby TXT memiliki konektivitas GPRS/EDGE yang membuat nyaman dalam berselancar di dunia maya, terutama bagi yang tidak bisa lepas dari situs jejarig sosial.

Berikut spesifikasi Samsung Corby TXT:

Jaringan: EDGE/GPRS, Quadband (850/900/1800/1900Mhz)
Layar: Qwerty 2,2 inchi dengan QVGA 262K TFT-LCD
Kamera: CMOS 2 Megapixel
Video: H.263, MPEG4, VMV
Audio: Radio FM dengan RDS
Memori: 50MB+MicroSD hingga 8GB
Harga: Rp1,5 juta

28 October 2009 Posted by | Elektronik, Handphone, Komputer, Lintas Informasi | , , , , , , | Leave a comment