Saeful Base Camp

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Sekotak HDD Menjaga Ribuan Data

Harddisk drive (HDD) eksternal tumbuh makin cepat.Berbagai survei terus menunjukkan pertumbuhan signifikan terhadap jumlah data yang tersimpan dalam sebuah komputer.

Dampaknya, orang butuh media back-up data yang lebih besar. Karena itu, HDD eksternal pun semakin membanjiri pasar. Selain praktis sebagai back-up, portabilitas HDD eksternal juga membuatnya mudah dibawa-bawa (bentuknya kompak dan ringan),pun tidak membutuhkan colokan listrik. Rasanya seperti membawa flashdisk atau USB thumb drive dengan ukuran puluhan kali lebih besar. Namun,dari sekian banyak merek HDD eksternal, mana yang harus dipilih? Terutama bagi mereka yang menggunakan produk Apple? Western Digital (WD) mencoba menjawab pasar ini dengan menghadirkan My Paspport Portable Hard Drive for Mac.

Model ini hadir dalam tiga varian, 320 GB, 400 GB, dan 500 GB. My Passport yang menemani Seputar Indonesia (SI) selama nyaris sebulan terakhir adalah My Passport 500 GB warna abuabu. Begitu dikoneksikan ke Mac- Book Pro milik SI,aplikasi WD SmartWare langsung aktif. Pengguna tidak perlu menginstal apa pun (plug and play). Aplikasi tersebut langsung mengenali pembagian file di dalam laptop dan My Passport itu sendiri. Mulai gambar,musik, film, email,dokumen,hingga sistem. Lalu,WD SmartWare juga langsung terhubung dengan aplikasi back-up data di Mac,Time Machine.

User akan ditanya, apakah akan mem-back up data di komputernya atau tidak. WD SmartWare juga memungkinkan SI untuk memilih jumlah back-up yang ingin disimpan, menentukan waktu back-up,serta memilih sendiri folder untuk menyimpan file yang akan di-back up. Di mode Setting,SI dapat melakukan Quick Drive test untuk mengetahui kondisi HDD, menghindari gagal data, serta mendeteksi keberadaan bad sectoryang jadi momok semua pemilik HDD. Lainnya itu,SI juga dapat melakukan registrasi untuk mendapat update software dan customer support, menghapus file,serta menentukan Sleep Timer. Namun, fitur utama dan yang terpenting adalah fasilitas keamanan data. Melalui WD Smart- Ware,SI dapat mengatur username dan password untuk log in.

Ini penting, untuk menghindari pencurian data-data krusial maupun file pribadi. Andaikan HDD tersebut hilang, paling tidak si pencuri akan kesulitan dalam membuka isi dari HDD ini. Bagaimana dengan kecepatan transfernya? Lumayan.SI mengopi 100,29 GB data yang terdiri dari 23,180 item ke My Passport selama sekitar satu jam.Transfer rate maksimal My Passport adalah 480 MB/- detik untuk interface USB 2.0. Seberapa besar kapasitas 500 GB yang dimiliki My Passport? Menurut catatan SI, angka itu bisa digunakan untuk menyimpan 100.000 foto digital, 125.000 lagu, 12.000 lagu, 38 jam video digital, 190 jam video berkualitas DVD,serta 60 jam HD video.Cukup lumayan bukan? Desainnya sendiri cukup stylish dan simpel, dengan bentuk persegi.Tingginya 18 mm,panjang 126,74 mm, dan lebar 81 mm.

Sementara beratnya hanya 0,18 kg. Begitu kompaknya, bahkan SI masih merasa nyaman mengantongi My Passport dalam celana jins.Ada juga aksesoris berupa pouch keren yang dapat dibeli terpisah. Overall, dengan jaminan keamanan, SI merasa sangat mudah dan aman saat membawa dokumen penting dari kantor untuk dibuka kembali ke rumah,atau membawanya dalam perjalanan. SI juga memanfaatkan My Passport untuk mem-back up foto,musik, video,dan file-file lainnya yang jumlahnya mencapai 400-an GB.

Yang paling favorit, tentu saja bagaimana My Passport dan terhubung sempurna dengan software back up otomatis bawaan Apple, Time Machine. Fasilitas ini tidak akan ditemukan di merek lain yang ada di pasaran.

14 April 2010 - Posted by | Komputer |

1 Comment »

  1. Numpang tanya pak Saeful, saya memakai passport WD ini pertama kali untuk mem-back up file2 dari komputer pc. Setelah saya backup file-nya, saya mau buka lagi file tersebut dari passport WD, kok tidak ada. Padahal tulisannya menunjukkan bahwa ada file sebesar 37GB di dalamnya, tapi tidak tahu ada dimana.. Bagaimana cara membuka isi folder2 file di passport tanpa harus me-retrieve kembali ke PC?
    nb. Kalau untukfile yang dimasukkan dengan cara copy paste bisa langsung terlihat dan dapat dibuka. Sedangkan untuk file backup tidak bisa.
    Terima kasih.

    Comment by Miadji Rahardjowibowo | 25 May 2012 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: