Saeful Base Camp

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Hal Tabu dalam Meningkatkan Karier

BANYAK karyawan dan pebisnis sibuk berfokus pada hal-hal yang harus dilakukannya. Padahal, memikirkan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan dalam karier juga sama pentingnya.

Banyak dari para karyawan atau pebisnis yang sibuk mencari cara untuk meningkatkan nilai jualnya dalam dunia kerja. Sibuk mengemukakan ide-ide cemerlang di dalam rapat, menjaga komunikasi yang baik dengan bos dan atasan bos, menulis buku atau artikel, menjadi pembicara di seminar penting, menjadi anggota berbagai organisasi, membangun komunikasi yang baik dengan semua komponen, menggunakan sosial media dengan bijak, sampai menjadi sukarelawan berbagai acara, adalah daftar panjang yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan nilai jual.

Namun, di samping sibuk melakukan daftar tersebut satu per satu, ada baiknya Anda juga memperhatikan hal-hal yang tabu untuk Anda lakukan. Sudah tentu segala daftar tak ada gunanya jika Anda juga menghindari segala tabu itu.

Seperti apakah tabu yang harus dihindari, berikut tuturan dari konsultan dan pembicara andal Rebecca Houston.

Hapus rasa keakuan


Karyawan yang egois, yang hanya memikirkan promosi atau kenaikan pangkat untuk diri sendiri, jelas bukan sikap yang baik dalam karier. Jika terus-menerus membanggakan diri sendiri, cepat atau lambat, Anda akan terjebak dalam permainan Anda sendiri.

Lebih baik berpikirlah dengan kerangka ”kita”. Saat akan mengajukan sebuah ide, apakah ide tersebut akan menguntungkan banyak orang? Apakah ide tersebut akan membuat perusahaan memperoleh keuntungan?

“Artinya, Anda butuh sesuatu yang lebih besar untuk meningkatkan nilai jual Anda. Tidak hanya harus mengangkat sesuatu yang lebih besar dari Anda. Itulah yang akan membuat Anda memiliki nilai jual tinggi dan tingkat profesionalitas yang terjamin,” ujar Hourston.

Senada dengan Hourston, penulis Richard Laermer juga menyatakan bahwa para eksekutif yang cerdas dan para pengusaha kini tak lagi mempromosikan diri mereka sendiri. Hukum permintaan tak lagi berkaitan dengan nama beken seseorang melainkan pada ingatan atau building awareness masyarakat pada bisnis seseorang.

Buildingawareness pada bisnis Anda adalah cara terbaru untuk mendapatkan keuntungan besar,” tegas Laermer.

Dr Samantha Collins, CEO Aspire Coaching & Training, menemukan cara menaikkan integritas perusahaan dan dirinya sendiri. Kuncinya, lakukanlah promosi dengan tujuan yang jelas. “Saat akan melakukan aksi, saya akan berpikir, untuk apa? Apa yang harus saya lakukan agar hasilnya nanti berdampak besar bagi perusahaan saya,” ujar Collins.

Jadi, bidang pekerjaan apa pun yang Anda jalani, pastikan bahwa tujuan yang akan Anda capai lebih dari sekadar keinginan menonjolkan diri sendiri.

Hilangkan kesopanan yang otomatis

Saat seorang atasan memuji hasil kerja di kantor kepada seorang karyawan, kebanyakan karyawan akan mengatakan bahwa itu adalah hasil kerja bersama. Ini sebenarnya adalah sesuatu yang tidak baik, kalau tidak mau disebut buruk.

Kalau langkah kedua ini seperti bertolak belakang dengan langkah pertama, sebenarnya tidak begitu. Memang langkah pertama menyarankan Anda untuk tak hanya menonjolkan diri Anda, tapi merendahkan diri sendiri juga bukan langkah yang tepat. Yang paling baik ialah, akui kalau itu hasil kerja Anda atau pastikan bahwa Anda punya kontribusi dalam kerja tersebut dan atasan Anda patut mengetahuinya.

Yang harus Anda lakukan ialah, banyak-banyaklah menyebut dan memuji hasil kerja rekan Anda tapi seimbangkan juga dengan memberi kredit atau pujian pada hasil kerja Anda sendiri. Jangan harapkan orang lain akan bisa jadi rekan kerja atau atasan tidak menyadarinya.

Karena itulah, tentukan “bagian” Anda, di posisi manakah Anda ingin dikenal dan diketahui kontribusinya. Yang paling penting, Anda harus berkontribusi terlebih dahulu sebelum mengakui dan mengatakan kesuksesan Anda.

Jangan bermain aman


Banyak karyawan yang senang bermain aman, jadi pastikan Anda tidak melakukannya. Banyak orang sangat ingin membuat hubungan yang baik, menjadi orang yang disukai dan menyenangkan semua orang, yang mengakibatkan orang tersebut akan selalu bermain aman. Jika Anda terus-menerus bersembunyi di balik atasan Anda, tak berani mengambil risiko atau mengambil tanggung jawab sebuah proyek besar, maka Anda tak akan menjadi “besar” di perusahaan tersebut dan tak akan membuat perusahaan Anda “besar” juga.

Yang Anda butuhkan ialah, kemampuan menebak respons atau pasar, dan menentukan langkah Anda untuk berkontribusi pada hasil besar yang akan dicapai perusahaan.

Saat Anda menempuh langkah-langkah tersebut dan berusaha menciptakan nilai jual Anda, mungkin saja akan banyak rekan kerja atau orang lain yang tidak menyukai Anda. Tapi satu hal yang harus Anda ingat, Anda tak bisa menyenangkan semua orang dan mengontrol pikiran mereka atau penilaian mereka terhadap Anda. Yang bisa Anda lakukan hanyalah mengontrol cara kerja dan kinerja Anda.

Jika banyak kendala yang Anda temui, ingatlah segala perkataan positif dari orang-orang yang pernah memuji hasil kerja Anda. Inilah bahan bakar Anda untuk tetap maju dan meningkatkan kredibilitas serta nilai jual Anda.

15 April 2010 - Posted by | Trik & Tips |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: