Saeful Base Camp

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Tips Aman Meninggalkan Rumah Saat Liburan

Meninggalkan rumah dan rumah tetap aman selama ditinggal berlibur adalah menjadi harapan semua orang. Tak terkecuali anda, bukan? Nah, agar rumah anda tetap aman dan anda tenang meninggalkan rumah selama liburan, berikut saya akan memberikan tips sederhana buat anda agar rumah anda tetap aman dan tidak menjadi incaran pencuri karena tahu rumah anda sedang kosong alias tidak berpenghuni.

Salah satu tips agar rumah anda tidak menjadi incaran pencuri adalah dengan Menyalakan lampu rumah anda pada waktu malam hari, dan mematikannya sewaktu hari sudah berganti siang. Konon, naluri seorang pencuri dalam mengincar rumah adalah dengan melihat lampu ini. Seorang pencuri dengan mudah mengidentifikasi, terlebih rumah anda berada di tepi jalan besar, hanya dengan melihat mati dan hidupnya lampu ini.

Sebuah rumah jika pada siang hari lampu teras atau depan rumahnya masih terus menyala, dan sebaliknya, sewaktu malam hari semua lampu rumahnya tetap gelap maka seorang pencuri akan tahu kalau rumah sedang ditinggal oleh penghuninya. Jadi, agar rumah anda aman, paling tidak dari incaran pencuri maka tips sederhana ini bisa anda praktekkan buat rumah anda.

Lalu pertanyaannya, apakah bisa lampu rumah diatur menyala dan mati otomatis sesuai keinginan anda tanpa bantuan manusia? Bisa, dengan melakukan sedikit perubahan pada sebagian Instalasi listrik rumah anda. Yaitu dengan memasang alat Photocell atau Timer Switch yang bisa mengatur on dan off-nya sesuai keinginan anda. Caranya, dengan memasang secara seri alat tersebut disambungkan pada T-Dos instalasi listrik di saklar lampu-lampu yang anda inginkan agar bisa nyala dan mati secara otomatis. Misalnya pada lampu teras depan, taman dan lampu halaman belakang atau sebagian lampu tengah di rumah anda.

photocell lighting
photocell

Kalau Photocell adalah sejenis rangkaian elektronik yang berisi komponen LDR (light dependent resistor) di dalamnya, berfungsi sebagai saklar otomatis yang on dan off-nya bisa disetting secara otomatis berdasarkan sensor cahaya. Yaitu prinsip kerjanya adalah kontak saklar akan terhubung kalau cahaya luar kondisinya gelap dan akan membuka kontak saklarnya bila cahaya di sekitarnya terang. Contoh aplikasi lampu yang menggunakan rangkaian Photocell sebagai saklarnya adalah lampu penerangan di jalan-jalan protokol dan jalan Tol. Harga Photocell kalau yang sedikit bagus kualitasnya, contoh saya memakai merk Lumina, dulu harganya sekitar 60 ribuan.

Sementara Timer Switch adalah hampir sama seperti fungsi Photocell, fungsinya juga sebagai saklar otomatis. Bedanya kalau Timer switch on dan off-nya bisa lebih presisi karena berdasarkan durasi waktu atau jam. Contoh penerapan lampu yang menggunakan Timer Switch adalah lampu-lampu bilboard reklame di jalan-jalan atau yang ada di mal-mal. Harga Timer Switch yang branded dipasaran berkisar dari mulai harga 200 ribuan keatas. Tersedia dengan dua jenis, yaitu model jam analog dan digital. Beberapa merk yang saya rekomendasikan adalah merk National, Theben dan Merlin Gerin.

1 August 2010 - Posted by | Trik & Tips |

2 Comments »

  1. Aku lagi cari yang beginian… dimana bisa beli bos..??

    Comment by Ansori | 4 July 2011 | Reply

  2. thanks gan atas ilmunya,,,,

    tp tolong di jelas kn secara detail lagi tentang photo cell… trimss

    Comment by maxup01 | 25 January 2012 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: