Saeful Base Camp

OcehanBocahDiTengahRimbaNyaDunia

Trik Merawat si Kembar

Punya anak kembar sekaligus tentu dibutuhkan tenaga dan waktu yang lebih banyak untuk mengurusnya. Tapi jika ibu menikmati setiap halnya, merawat bayi kembar bukanlah suatu hal yang rumit.

Ibu yang memiliki bayi kembar biasanya lebih mudah terkena ‘baby blues’ dan postpartum depression. Baby blues akan membuat ibu merasa terharu, mudah marah atau terlalu khawatir. Perasaan ini akan berlangsung beberapa hari tapi jika baru menjadi ibu bisa jadi hal ini berlangsung hingga beberapa minggu.

Sedangkan postpartum depression, ibu akan merasa putus asa, kehilangan nafsu untuk makan dan tidur atau memiliki pemikiran yang dapat membahayakan diri dan bayinya. Sebaiknya ibu meminta bantuan oranglain seperti suami, orangtua atau baby sitter agar tidak merasa terlalu berat melakukan tugas ini.

Seperti dikutip dari Kidshealth, Jumat (22/1/2010) ada beberapa langkah yang bisa dilakukan dalam merawat bayi kembar, yaitu:

1. Menyusui
Dibutuhkan keahlian khusus agar bisa menyusui dua bayi sekaligus, untuk itu tak ada salahnya jika berkonsultasi dengan pakar laktasi agar bisa memberikan tips-tips dasar untuk menyusui kedua anaknya. Jika belum berhasil, tidak menjadi masalah jika harus memompa ASI dan menaruhnya di botol. Lakukan secara bergantian agar bayi tidak mengalami bingung puting.

2. Memandikan
Memandikan bayi kembar menjadi tantangan tersendiri. Beberapa orangtua memandikan bayinya secara terpisah demi keselamatan dari bayi itu sendiri. Jika tak sanggup melakukannya sendirian, sebaiknya meminta bantuan orang lain selama proses memandikan. Ketika bayi sudah bertambah usianya, ibu akan lebih mudah untuk memandikannya sekaligus.

3. Memberi pakaian
Anak kembar identik dengan pakaian yang sama. Orangtua boleh membelikan pakaian dengan model yang sama, tapi sebaiknya tetap memberikan perbedaan pada warnanya. Jika anak sudah semakin besar, orangtua jangan memaksakan anak untuk selalu memakai pakaian yang sama.

4. Menamakan bayi
Berikan nama yang berbeda dan jangan memanggilnya dengan sebutan si kembar. Usahakan orangtua selalu memanggil bayinya dengan namanya sendiri.

5. Ruang sendiri
Memberikan bayinya ruang, pakaian dan keperluannya sendiri-sendiri. Meskipun bayinya kembar, tapi tetap saja keduanya adalah individu yang berbeda.

6. Perhatikan perkembangan
Meskipun tidak boleh membanding-bandingkan anak, tapi orangtua harus tetap waspada jika salah satu anaknya mengalami keterlambatan dalam kemampuan seperti berjalan atau berbicara.

7. Beri waktu buat ibu
Mengurus anak kembar memang sangat menyita waktu, tapi usahakan ibu tetap mendapatkan waktu untuk tidur atau istirahat. Usahakan tidur saat bayi juga sedang tidur. Karena kesejahteraan ibu adalah hal yang penting agar mampu merawat bayinya.

Bayi kembar biasanya memiliki keterampilan sosial yang lebih dulu dibandingkan anak lainnya. Ini dikarenakan keduanya selalu bersama sejak dalam kandungan.

Tapi beberapa ahli menuturkan bayi kembar biasanya memiliki kemampuan bicara yang lebih lambat dibandingkan anak tunggal, meskipun hal ini tidak terjadi pada semua bayi kembar.

Vera Farah Bararah – detikHealth

13 October 2010 - Posted by | All About Love |

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: